Home » » Peru negara perikanan terbesar yang kena semprit

Peru negara perikanan terbesar yang kena semprit

Written By Anonymous on Mar 13, 2012 | 12:44 AM


Produktifitasnya kelewat besar


Pemerintah Peru membatasi aktifitas para nelayan teri (Peruvian anchovy fishers), menyusul angka ekspor teri negara tersebut, yang sangat tinggi. Pada 2008, Peru menguasai pasar ekspor teri dunia sebesar 70 persen, yakni US$ 1,7 miliar.


Sumber: WWF International (wwf.panda.org)
Mendapati hal tersebut, dua organisasi lingkungan dunia WWF dan The Nature Conservancy (TNC) merasa ketar-ketir atas keberlangsungan hidup (sustainability of stocks) teri Peru atau Engraulis ringens. "Untungnya pemerintah Peru sangat kooperatif soal ini. Mereka bersedia memberi keleluasaan akses data penangkapan teri nasional mereka," ujar Direktur WWF untuk program kelautan, Michael Valqui.


Dengan akses  yang mudah tersebut, WWF dan TNC serta lembaga studi kelautan dunia dapat memantau dan memberi saran bagaimana mengatur keseimbangan ekspliotasi teri terhadap keperluan nelayan Peru. Negara dengan tingkat kriminal tinggi itu ternyata memiliki produktifitas perikanan yang tinggi untuk skala dunia.


"Saya yakin nelayan Peru bukan saja hebat dalam hal produktifitas sumberdaya perikanan, tapi mereka adalah yang terbaik di dunia," ungkap Minister of Production (Menteri Pekerjaan dan Sumberdaya) Peru, Dr. Mercedes Araoz.(ang)
Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BiRU - Infomedia Perikanan dan Kelautan Terpilih - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger