Kebijakan ugal-ugalan di AS sebabkan overfishing
Disarikan dari pidato Federasi Asosiasi Nelayan Perairan Pasifik (PCFA) pada 1 Novermber 2001, yang ditulis oleh Pietro Parravano, Glen Spain, dan Zeke Grader.
Banyak nelayan Amerika tidak lagi merasa aman mengenai nasib mereka, karena kegiatan eksploitasi ikan yang tanpa batas, yang telah berlangsung di berbagai belahan bumi.
Sebagai masyarakat nelayan, kami seperti telah dikepung, tidak hanya di Amerika Serikat atau Amerika Utara, namun di seluruh dunia. Banyak stok ikan yang habis karena penangkapan yang berlebihan, sebagian besar karena promosi pemerintah bagi armada-armada dalam melakukan eksploitasi "tak terbatas" terhadap sumber daya laut. Bahkan mengeksploitasi spesies hewan laut langka.
![]() |
| Courtesy : Myseek.com |
Jauh lebih buruk, pemerintah ternyata secara langsung telah sering berpartisipasi dalam membiarkan kehancuran stok ikan, melalui pembangunan dan pengoperasian bendungan serta pengalihan air. Alhasil, mereka telah mendorong perusakan habitat ikan, mencemari sungai, teluk, dan perairan dekat pantai laut.
Berlindung dibalik budidaya
Pemerintah juga telah mendukung dan mempromosikan banyak operasi budidaya perairan dengan mengorbankan para nelayan dan merusak lingkungan. Mereka mendorong kesepakatan perdagangan, namun merusak konservasi dan komunitas nelayan mereka sendiri.
Akibatnya, muncullah dua golongan nelayan budidaya; para budidayawan yang bekerja untuk kelestarian ikan dan budidayawan yang hanya mengejar untung namun menghancurkan stok ikan.
Hal ini sebenarnya telah mengundang kritik yang tak henti-henti dari beberapa ilmuwan dan LSM; agar memperjelas kepada publik mengenai 'jenis' nelayan tersebut. Namun yang terjadi hingga kini ialah pemerintah memposisikan semua nelayan sebagai sasaran kambing hitam yang paling empuk. Tujuannya, supaya pemerintah mendapatkan penghargaan atas programnya.
Kita, komunitas nelayan Amerika, sebagai sebuah industri tidak harus menanggung beberapa kesalahan atas 'penyakit' tersebut. Keserakahan pemerintah serta ketidakmauan untuk mendengarkan ilmu pengetahuan, telah membawa kita ke dalam kesulitan berkali-kali. Mengancam stok beberapa hewan laut.
Kami pun akan diam diri ketika ikan-ikan mulai menipis dan banyak yang sengsara karenanya. Masalah seperti ini kami yakini bukan hanya di Amerika, namun juga diberbagai negara maritim lainnya.
Sumber : http://www.pcffa.org


No comments:
Post a Comment