Home » » Jumlah nelayan di Indonesia kian menciut

Jumlah nelayan di Indonesia kian menciut

Written By Anonymous on Apr 9, 2012 | 5:18 PM

Lebih suka di darat

Sebuah media nasional mengabarkan hal ironis tentang jumlah nelayan tradisional di Manado, yang  turun drastis dari angka 30.000 -pada dekade 1980-an- menjadi 3.000 orang saat ini. Profesi nelayan nampaknya sudah semakin terpojok, ditengah hingar bingar target pemerintah. 


Sebelumnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencanangkan target ekspor udang senilai US$ 7 miliar, pada 2014 mendatang. Sementara tahun lalu, realisasi ekspor udang baru mencapai US$ 3,2 miliar. Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo di Jakarta, Kamis (5/4). Selain meningkatkan ekspor, menurutnya, udang juga menjadi komoditas unggulan yang banyak menyerap tenaga kerja. 


Sementara dari Pekalongan, Jawa Tengah, setidaknya 264 Ha lahan pertanian dijadikan tambak, setelah produktifitasnya menurun tajam karena sering terkena rob. Alih fungsi lahan tersebut salah satunya untuk menggenjot produksi rumput laut sampai dengan 5,1 juta ton (naik 18,6% dibandingkan tahun lalu sebanyak 4,3 juta ton). Belum lagi upaya ngangsu ilmu budidaya tuna ke Port Lincoln, Australia, oleh team KKP yang dipimpin Anang Noegroho, Kepala Pusat Analisis Kerjasama Internasional dan Antar Lembaga.  


Nelayan Indonesia takut melaut, pedagang impor ikan


Semoga getolnya upaya budidaya perikanan di berbagai pelosok negeri, bukan berarti mematikan kiprah dan keberanian melaut nelayan Indonesia. Karena kalau keberanian nelayan Indonesia menciut, justru nelayan luar negeri yang menangguk untung. 


Misalkan saja, ketika KKP kembali menangkap dua kapal ikan berbendera Indonesia bermuatan ikan teri sebanyak 25,75 ton yang diduga berasal dari Malaysia, Sabtu (7/4). Ikan teri asal Malaysia tersebut diduga dipindahkan di tengah laut ke kapal berbendera Indonesia (transhipment) dan akan diselundupkan melalui Pelabuhan Kuala Tungkal Jambi. (The Ant)


Sumber:

http://www.bisnis.com/articles/ekspor-udang-digenjot-dengan-revitalisasi-135-dot-000-ha-tambak
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/04/05/11103114/Kementerian.Kelautan.dan.Perikanan.Belajar.Budidaya.Tuna.di.Australia
http://www.antaranews.com/berita/305338/kkp-amankan-2575-ton-teri-ilegal-asal-malaysia
http://industri.kontan.co.id/news/produksi-rumput-laut-di-pantura-dipacu
http://www.metrotvnews.com/metromain/news/2012/04/08/87839/264-Ha-Lahan-Pertanian-di-Pekalongan-Jadi-Tambak
http://industri.kontan.co.id/news/kkp-target-ekspor-udang-us-7-miliar-di-2014
http://regional.kompas.com/read/2012/04/09/1248205/Ribuan.Nelayan.Manado.Jadi.Miskin.Karena.Pembangunan.Jalan.


Share this article :

No comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BiRU - Infomedia Perikanan dan Kelautan Terpilih - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger