Home »
» Mengapa tak sarapan? Padahal sarapan itu penting
Mengapa tak sarapan? Padahal sarapan itu penting
Written By Anonymous on Apr 9, 2012 | 1:29 AM
Lebih baik dikejar waktu, daripada dikejar penyakit
Banyak orang yang merasa enggan melakukannya karena beberapa alasan, apalagi para pekerja lapangan, misalnya diburu waktu agar tidak melewati kesempatan mendapat ikan-ikan gemuk di lautan.
Tahukah Anda apa yang terjadi ketika kita melewatkan sarapan? Inilah kemungkinan buruknya, dari segi fisik dan psikis:
1. Kita akan rakus saat makan siang karena kelaparan dan pada akhirnya pemilihan makanan pun tidak cermat. Selanjutnya masalah lain akan menanti, karena makanan yang tak selektif.
2. Rasa lapar mempengaruhi emosi. Yang terjadi selanjutnya adalah, emosi yang mudah meledak, sementara tubuh masih kekurangan sumber energi. Alhasil, kita menjadi mudah lelah dan labil dalam keseharian.
3. Menurut penelitian, kebiasaan tidak sarapan sebelum beraktivitas juga dapat mempengaruhi cara tubuh dalam menyimpan lemak. Ahli diet, Catherine Collings, menegaskan timbunan lemak akan meningkat dan kerja jantung tinggi.
4. Tubuh yang terasa lapar di pagi hari dapat memancing kita mencari cemilan, dan lama-lama ketagihan cemilan. Makanan kecil mengandung kadar glikemik (gula) tinggi, sehingga kadar gula tubuh pun terus di posisi atas.
5. Kebiasaan meninggalkan sarapan bukan membuat tubuh langsing, namun justru meningkatkan obesitas. Tidak percaya? Buktikanlah sendiri, dengan resiko yang ada.
Maka mari, mulai sekarang biasakan diri melakukan sarapan sebelum mengawali kegiatan apapun.
Sumber : American Journal Nutrition 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment